Kamis, 19 Desember 2013
Jumat, 13 Desember 2013
Remunerasi
Ini kabar gembira buat para Pegawai
Negeri Sipil (PNS) dari 27 Kementerian/Lembaga yang telah mengajukan proses pemberian
tunjangan kinerja atau remunerasi. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 11
Desember 2013 telah menandatangani Peraturan Presiden tentang Tunjangan Kinerja
Pegawai untuk ke-27 K/L.
Ada
27 Peraturan Presiden yang ditandatandatangani oleh Presiden SBY, dimana satu
nomor Perpres untuk satu K/L, yaitu mulai Peraturan Presiden Nomor 77/2013
hingga Peraturan Presiden Nomor 103/2013.
Ke-27
K/L yang telah memperoleh Perpres tentang Tunjangan Kinerja Pegawai adalah: 1.
Kemendagri; 2. Kementerian ESDM; 3. Kementerian Kehutanan; 4. Kementerian
Kelautan dan Perikanan; 5. Kementerian Kesehatan; 6. Kementerian Komunikasi dan
Informasi; 7. Kementerian Lingkungan Hidup; 8. Kementerian Luar Negeri; 9.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
10.
Kementerian Pekerjaan Umum; 11. Kementerian PDT; 12. Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan; 13. Kementerian Perdagangan; 14. Kementerian Perhubungan; 15.
Kementerian Sosial; 16. Kemenakertrans; 17. Lembaga Penerbangan Antariksa
Nasional; 18. Badan Intelijen Negara;
19.
Badan Koordinasi Keamanan Laut; 20. Badan Metereologi, Klimatologi, dan
Geofisika; 21. BNP2TKI; 22. Badan Pengawas Tenaga Nuklir; 23. Badan SAR
Nasional; 24. Badan Standarisasi Nasional; 25. Perpustakaan Nasional Republik
Indonesia; 26. Setjen Dewan Ketahanan Nasional; dan 27. Setjen Ombudsman.
Berlaku 1 Juli 2013
Terkait
dengan pemberian tunjangan kinerja itu, Kementerian Kehutanan telah menyiapkan
anggaran Rp 279,199 miliar. “Jika Perpres sudah ditandatangani oleh Presiden,
maka pemberian tunjangan kinerja atau yang dikenal dengan remunerasi pegawai
Kementerian Kehutanan akan dibayar pada akhir 2013, terhitung mulai 1 Juli
2013,” kata Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan pada Pembinaan Rimbawan Hari Ulang
Tahun Ke 42 Korpri lingkup Kementerian Kehutanan di Jakarta, Rabu (27/11).
Menhut
menjelaskan, kebutuhan anggaran pembayaran tunjangan kinerja Kemenhut tahun
2013 adalah Rp279,199 miliar, yang akan ditutup dengan optimalisasi anggaran
sebesar Rp84,2 miliar sehingga masih terdapat kekurangan sebesar Rp194,9 miliar.
"Kekurangan tersebut akan dipenuhi setelah mendapat persetujuan Badan
Anggaran DPR," katanya. (ES)
Sumber : www.setkab.go.id Kamis, 12 Desember 2013 - 10:01 WIB
Kamis, 12 Desember 2013
KEMENTERIAN
AGAMA
KANTOR KABUPATEN BOGOR
Komplek Pemda Jl.
Bersih – Telp. (021) 87913669 – 87914319 – 87914320
Nomor : Kd.10.01/1/Kp.04.1/10953/2013 Bogor, 11 Desember 2013
Sifat : Penting dan Segera
Lamp : 1 (satu) berkas
Perihal : Instruksi Penandatanganan Pakta
Integritas
Kepada Yth :
1.
Kepala Sub. Bag. Tata Usaha
2.
Kepala Seksi
3.
Kepala KUA Kecamatan
4.
Kepala Madrasah Negeri
5.
Para Penghulu
6.
Para Penyuluh Agama Islam
7.
Pengawas Madrasah dan PAI
8.
Karyawan/Karyawati
di lingkungan Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Bogor
Assalamu’alaikum Wr.
Wb.
Dengan hormat, berdasarkan
PerMenPan dan RB Nomor 60 Tahun
2012 Tentang Pedoman Umum Pembangunan Zona
Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di lingkungan Kementerian
Lembaga dan Pemerintah Daerah, Instruksi Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2012 tentang
Pelaksanaan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi dan
Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani di Wilayah Kementerian Agama, Implementasi Pencanangan Pembangunan Zona
Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi di lingkungan Kementerian Agama
pada tanggal 18 Desember 2012, Surat Nomor IJ/2.b/Kp.04.1/1274/2013 tanggal 27
Nopember 2013 tentang Penilaian Sosialisasi,
Pemantauan dan Evaluasi Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi, Hasil
pengarahan Bapak Inspektur Jenderal Kementerian Agama kepada para Pejabat
Eselon III di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat
pada tanggal 10 Desember 2013 di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa
Barat, dan Sosialisasi dari Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama tentang Teknis
Pengisian LHKPN dan Pakta Integritas di Kantor Kementerian Agama Kabupaten
Sukabumi pada tanggal 11 Desember 2013,
Sehubungan hal
tersebut diatas kami instruksikan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil
di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor untuk menandatangani
Pakta Integritas dengan disaksikan oleh atasan langsungnya sesuai jadwal
terlampir. Dalam penandatanganan Pakta Integritas seluruh PNS diwajibkan membawa Materai 6000.
Selanjutnya untuk
kelancaran penandatanganan Pakta Integritas tersebut, kami telah membentuk TIM
yang akan bertugas memandu kegiatan dimaksud sesuai jadwal terlampir. Kepada
pimpinan Satuan Kerja yang ditunjuk sebagai tempat/lokasi kegiatan agar
mempersiapkan tempatnya.
Demikian, atas
perhatian dan kerjasamanya disampaikan terimakasih.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
Kepala,
ttd
Dr. H. Suhendra, MM.
NIP. 195908121984031003
Kepala,
ttd
Dr. H. Suhendra, MM.
NIP. 195908121984031003
Tembusan :
1.
Sekretaris Jenderal Kementerian Agama
RI, Jakarta;
2.
Inspektur Jenderal Kementerian Agama
RI, Jakarta;
3.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa
Barat, Bandung.
=======================================================================
Lampiran Surat Nomor : Kd.10.01/1/Kp.04.1/10953/2013
Tanggal : 11 Desember 2013
JADWAL PENANDATANGANAN PAKTA INTEGRITAS
DI LINGKUNGAN KANTOR KEMENTERUIAN AGAMA
KABUPATEN BOGOR
|
NO
|
NAMA
SATKER
|
HARI /TANGGAL
|
JAM
|
TEMPAT
|
|
1
|
PNS di lingkungan Kemenag
|
JUM'AT, 13 DESEMBER 2013
|
13.00-SELESAI
|
AULA KEMENAG
|
|
2
|
PNS pada Madrasah Negeri
di lingkungan Kemenag Kab Bogor, PNS
Wilayah Kecamatan : Cibinong, Sukaraja, Babakanmadang, Citeureup,
Gunungputri dan Klapanunggal
|
SENIN, 16 DESEMBER 2013
|
11.00-SELESAI
|
AULA KEMENAG
|
|
3
|
PNS Wilayah Kecamatan :
Cisarua, Megemendung, Ciawi, Caringin, Cigombong, dan Cijeruk
|
SELASA, 17 DESEMBER 2013
|
08.00-SELESAI
|
KUA MEGAMENDUNG
|
|
4
|
PNS Wilayah Kecamatan :
Ciomas, Tamansari, Dramaga, Tenjolaya, Ciampea, Cibungbulang dan Pamijahan
|
SELASA, 17 DESEMBER 2013
|
08.00-SELESAI
|
KUA KEC. CIAMPEA
|
|
5
|
PNS Wilayah Kecamatan :
Leuwiliang, Leuwisadeng, Nanggung, Cigudeg, Sukajaya, dan Jasinga
|
RABU, 18 DESEMBER 2013
|
08.00-SELESAI
|
MTSN BABAKANSIRNA
|
|
6
|
PNS Wilayah Kecamatan :
Cileungsi, Jonggol, Sukamakmur, Cariu, dan Tanjungsari
|
RABU, 18 DESEMBER 2013
|
08.00-SELESAI
|
MAN JONGGOL
|
|
7
|
PNS Wilayah Kecamatan :
Bojonggede, Tajurhalang, Parung, Kemang, Rancabungur, Ciseeng dan
Gunungsindur
|
KAMIS, 19 DESEMBER 2013
|
08.00-SELESAI
|
MTSN PARUNG
|
|
8
|
PNS Wilayah Kecamatan :
Rumpin, Tenjo dan Parungpanjang
|
KAMIS, 19 DESEMBER 2013
|
08.00-SELESAI
|
KUA KEC. RUMPIN
|
Kepala,
ttd
Dr. H. Suhendra, MM.
NIP. 195908121984031003
Jumat, 15 November 2013
Karopeg: Assessment Salah Satu Pola Terbaik untuk Penilaian Kompetensi Pegawai
Untuk menilai kompetensi pegawai, assessment merupakan pola terbaik dibanding pola-pola lain yang harus dlakukan terhadap karyawan Kementerian Agama. Demikian disampaikan Kepala Biro Kepegawaian Mahsusi saat memberikan arahan pada Rapat Penyusunan Regulasi Pelaksanaan Assesment Kementerian Agama di Jakarta, Rabu (31/10).
“Saya yakin ada pola-pola lain, tetapi dalam hal ini assessment merupakan pola teknik terbaik untuk penilaian kompetensi pegawai”, ujar Mahsusi.
Terkait dengan finalisasi rancangan regulasi assessment, Mahsusi mengatakan, bahwa hal tersebut akan terwujud bila tim yang ada mempunyai komitmen dan mencurahkan apa yang ada untuk memperbaiki dan sekaligus menyempurnakan draft yang telah disusun oleh tim penyusun.
Menurut Mahsusi, assessment ini sudah bergerak pada dua arah, pada irama yang sama.Sambil studi banding, merumuskan beberapa data,merumuskan regulasi, dan sudah melakukan piloting, perwujudan Assessment Center di Kementerian Agama dilakukan simultan. Mahsusi berharap (dalam penyusunan regulasi) agar juga dikuatkan atau diperkuat dengan sumber-sumber referensi yang bisa dipertanggungjawabkan sekaligus melihat spesifikasi yang ada di Kementerian Agama.
“Dengan mengawinkan tiga hal itu, Saya yakin, kita bisa menampilkan rumusan yang terbaik dan bisa diimplementasikan di Kemenag”, terang Mahsusi.
Mahsusi juga menyampaikan, bahwa pelaksanaan assessment sesungguhnya semula (sebelumnya) seperti apa, itu belum begitu jelas, sekarang menurut Mahsusi, sudah mengerucut. Pada waktu itu, lanjut Mahsusi, kita berpikir bagaimana mengukur kompetensi, mengukur integritas, dan bagaimana mengukur komitmen, ada upaya juga membuat tes-tes prediktif lalu diteskan pada sejumlah pegawai, agar bagaimana pegawai tersebut mempunyai proyeksi bekerja lebih baik di masa akan datang.
“ Ternyata mengukur integritas, mengukur komitmen, dan membuat tes-tes prediktif terhadap PNS untuk tahu kinerjanya ke depan akan lebih baik, itu tidak mudah”, ujar Mahsusi.
Di dalam instrumen, menurut Mahsusi, kompetensi harus dimaknai agak luas. Kompetensi dengan pemikiran atau kemampuan, tetapi juga kompetensi kaitannya dengan prilaku juga sikap. Ketiga-tiganya masuk dalam ranah kompetensi, kompetensi dalam penguasaan pengetahuan, tetapi juga kompetensi pada prilaku dan sikap.
“Ketiga kompetensi tersebut, agar menjadi catatan penting dalam merumuskan instrumen-instrumen selanjutnya”, papar Mahsusi.
Instrumen menurut Mahsusi adalah suatu alat mendapatkan data yang diinginkan. Mahsusi menilai instrumen yang ada harus benar-benar teruji dari sisi objektivitas, validitas, dan reabilitas.
Sumber : www.kemenag.go.id
“Saya yakin ada pola-pola lain, tetapi dalam hal ini assessment merupakan pola teknik terbaik untuk penilaian kompetensi pegawai”, ujar Mahsusi.
Terkait dengan finalisasi rancangan regulasi assessment, Mahsusi mengatakan, bahwa hal tersebut akan terwujud bila tim yang ada mempunyai komitmen dan mencurahkan apa yang ada untuk memperbaiki dan sekaligus menyempurnakan draft yang telah disusun oleh tim penyusun.
Menurut Mahsusi, assessment ini sudah bergerak pada dua arah, pada irama yang sama.Sambil studi banding, merumuskan beberapa data,merumuskan regulasi, dan sudah melakukan piloting, perwujudan Assessment Center di Kementerian Agama dilakukan simultan. Mahsusi berharap (dalam penyusunan regulasi) agar juga dikuatkan atau diperkuat dengan sumber-sumber referensi yang bisa dipertanggungjawabkan sekaligus melihat spesifikasi yang ada di Kementerian Agama.
“Dengan mengawinkan tiga hal itu, Saya yakin, kita bisa menampilkan rumusan yang terbaik dan bisa diimplementasikan di Kemenag”, terang Mahsusi.
Mahsusi juga menyampaikan, bahwa pelaksanaan assessment sesungguhnya semula (sebelumnya) seperti apa, itu belum begitu jelas, sekarang menurut Mahsusi, sudah mengerucut. Pada waktu itu, lanjut Mahsusi, kita berpikir bagaimana mengukur kompetensi, mengukur integritas, dan bagaimana mengukur komitmen, ada upaya juga membuat tes-tes prediktif lalu diteskan pada sejumlah pegawai, agar bagaimana pegawai tersebut mempunyai proyeksi bekerja lebih baik di masa akan datang.
“ Ternyata mengukur integritas, mengukur komitmen, dan membuat tes-tes prediktif terhadap PNS untuk tahu kinerjanya ke depan akan lebih baik, itu tidak mudah”, ujar Mahsusi.
Di dalam instrumen, menurut Mahsusi, kompetensi harus dimaknai agak luas. Kompetensi dengan pemikiran atau kemampuan, tetapi juga kompetensi kaitannya dengan prilaku juga sikap. Ketiga-tiganya masuk dalam ranah kompetensi, kompetensi dalam penguasaan pengetahuan, tetapi juga kompetensi pada prilaku dan sikap.
“Ketiga kompetensi tersebut, agar menjadi catatan penting dalam merumuskan instrumen-instrumen selanjutnya”, papar Mahsusi.
Instrumen menurut Mahsusi adalah suatu alat mendapatkan data yang diinginkan. Mahsusi menilai instrumen yang ada harus benar-benar teruji dari sisi objektivitas, validitas, dan reabilitas.
Sumber : www.kemenag.go.id
Kamis, 07 November 2013
KEMENTERIAN AGAMA
KANTOR KABUPATEN BOGOR
Komplek Pemda Jl. Bersih – Telp. (021) 87913669 – 87914319 – 87914320
Fax. (021) 87913669 Cibinong – Bogor 16914
Nomor : Kd.10.01/1/Kp.07.1/9881/2013 Bogor, 08 Nopember 2013
Sifat : Penting dan Segera
Lampiran : 1 (satu) berkas daftar nama undangan dan jadwal kegiatam
Perihal : Instruksi Mengikuti Kegiatan Pembinaan Kepegawaian
Kepada Yang Terhormat,
Daftar nama undangan terlampir
di Tempat
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Menindaklanjuti kegiatan Pembinaan Kepegawaian pada Selasa, 22 Oktober 2013 dan hasil evaluasi terhadap validasi data pegawai menggunakan Aplikasi SIMPEH 4.00 di KUA Kecamatan, Madrasah Negeri dan lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor, maka kami instruksikan kepada Saudara/I untuk mengikutii acara Pembinaan Kepegawaian : “Pemanfaatan Aplikasi SIMPEG 4.00 Dalam Konstalasi Kegiatan Kepegawaian di Era Keterbukaan Informasi” pada :
Hari/tanggal : Selasa, 12 Nopember 2013
Jam : 12.30-17.30 Wib
Tempat : Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor.
Kepada peserta pembinaan diwajibkan membawa : Surat Tugas, Laptop dan Modem, Print Out Daftar Riwayat Hidup PNS di lingkungan Satuan Kerjanya Hasil dari Validasi Data Pegawai Menggunakan SIMPEG 4.00.(dijilid), foto copy SK Mutasi/Pelantikan untuk PNS yang masih masuk satker lain.
Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan ini dapat berhubungan kepada Saudara Miftachul Huda (HP. 081283701132 - 081553202323).
Demikian instruksi ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya disampaikan terimakasih.
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
a.n. Kepala
Kepala Sub. Bag. Tata Usaha
ttd
Drs. H. Bahrul Ulum, M.Pd.I.
NIP. 196004041990031003
Tembusan :
1. Sekjend Kementerian Agama c.q. Kepala Biro Kepegawaian, Jakarta ;
2. Irjend Kementerian Agama, Jakarta ;
3. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Bandung;
4. Kepala Kantor (Sebagai Laporan)
Lampiran
Surat Nomor : Kd.10.01/1/Kp.07.1/9881/2013
tanggal 08 Nopember 2013
DAFTAR NAMA PESERTA PEMBINAAN KEPEGAWAIAN
| |
“Pemanfaatan Aplikasi SIMPEG 4.00 Dalam Konstalasi Kegiatan Kepegawaian
di Era Keterbukaan Informasi”
| |
Selasa, 12 Nopember 2013
| |
NO
|
NAMA
|
JABATAN
|
OPERATOR
|
1
|
MAS AGUS TISNARAHADI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
SUB. BAG. TATA USAHA
|
2
|
DYAH PUSPITASARI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
SUB. BAG. TATA USAHA
|
3
|
SALIM APENDI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
URAIS DAN PEMBINAAN SYARIAH
|
4
|
DIAZ RIZKI SEPTIADI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
PD PONTREN
|
5
|
ASEP SUPRIYADI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
PENDIDIKAN MADRASAH
|
6
|
HASAN SAJILI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
|
7
|
HJ. JAATU YA SHOLILLAH
|
Pengolah Data SIMPEG
|
PENYELENGGARAAN HAJI DAN UMROH
|
8
|
BAMBANG KELANA RUJITA
|
Pengolah Data SIMPEG
|
PENAIS, ZAKAT DAN WAKAF
|
9
|
YANYAN MULYADI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA BABAKANMADANG
|
10
|
FADLI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA BOJONGGEDE
|
11
|
SUBHAN FAJAR
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA CARINGIN
|
12
|
EEM RATNANINGSIH
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA CARIU
|
13
|
TB AHMAD ULFI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA CIAMPEA
|
14
|
ZAENAL AMRI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA CIAWI
|
15
|
ABDUL QODIR ZAELANI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA CIBINONG
|
16
|
ADI SUPRIYADI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA CIBUNGBULANG
|
17
|
MEGANTARA SECA KUSUMAH
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA CIGOMBONG
|
18
|
ASEP ROHADIAN
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA CIGUDEG
|
19
|
IDHAM FAHMI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA CIJERUK
|
20
|
ADE JANWARUDIN
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA CILEUNGSI
|
21
|
ROMY ROSYAD MAHDI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA CIOMAS
|
22
|
MULYADI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA CISARUA
|
23
|
YUDO HARIYANTO
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA CISEENG
|
24
|
M. ASNAWI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA CITEUREUP
|
25
|
YUYUN YUNIAWATI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA DRAMAGA
|
26
|
ABAS
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA GUNUNGPUTERI
|
27
|
ENDI SEPTIANTO
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA GUNUNGSINDUR
|
28
|
TB MA'SUM ISKANDAR
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA JASINGA
|
29
|
NUR CAHAYA
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA JONGGOL
|
30
|
MUHAMMAD IQBAL AL-AMIN
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA KEMANG
|
31
|
SAEPUL IKHWAN
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA KLAPANUNGGAL
|
32
|
IMAN SOLEHUDIN
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA LEUWILIANG
|
33
|
KHOLID RIZALUDIN
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA LEUWISADENG
|
34
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA MEGAMENDUNG
| |
35
|
IRI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA NANGGUNG
|
36
|
ISLAH
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA PAMIJAHAN
|
37
|
AHYANI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA PARUNG
|
38
|
SURYADI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA PARUNGPANJANG
|
39
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA RANCABUNGUR
| |
40
|
ENJANG FAOZI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA RUMPIN
|
41
|
UJANG HAERUDIN
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA SUKAJAYA
|
42
|
ADE IRAWAN
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA SUKAMAKMUR
|
43
|
ADE HASAN
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA SUKARAJA
|
44
|
H. EDI SURYADI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA TAJURHALANG
|
45
|
NIA FITRIANI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA TAMANSARI
|
46
|
SLAMET RIYADIN
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA TANJUNGSARI
|
47
|
UGAN KOSWARA
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA TENJO
|
48
|
HENDRA SUDARJAT
|
Pengolah Data SIMPEG
|
KUA TENJOLAYA
|
49
|
SITI ROBIAH
|
Pengolah Data SIMPEG
|
MAN CIBINONG
|
50
|
DEDE ANWAR
|
Pengolah Data SIMPEG
|
MAN PARUNGPANJANG
|
51
|
AJENG KAMALIAH
|
Pengolah Data SIMPEG
|
MAN CIJERUK
|
52
|
HOLISOH
|
Pengolah Data SIMPEG
|
MAN JONGGOL
|
53
|
M. IZHARUL HAQ
|
Pengolah Data SIMPEG
|
MAN LEUWILIANG
|
54
|
MADROJI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
MTSN BABAKAN SIRNA
|
55
|
OBAY
|
Pengolah Data SIMPEG
|
MTSN CARIU
|
56
|
SITI RAHMIYATI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
MTSN PARUNG
|
57
|
RUDI SUHENDI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
MTSN CIBINONG
|
58
|
JAPAR SODIK
|
Pengolah Data SIMPEG
|
MIN SADENG
|
59
|
MULYADI
|
Pengolah Data SIMPEG
|
MIN PARUNG
|
a.n. Kepala
Kepala Sub. Bag. Tata Usaha
ttd
Drs. H. Bahrul Ulum, M.Pd.I.
NIP. 196004041990031003
Langganan:
Postingan (Atom)

